Pages

Senin, 09 Desember 2013

Pemrosesan Informasi




Prinsip Belajar
Teori pemrosesan informasi membahas langkah-langkah dasar yang diambil individu untuk memperoleh, menyandikan, dan mengingat informasi.

Asumsi Dasar
Dua asumsi dasar yang mendukung riset pemrosesan informasi adalah :
a)      sistem memori adalah pengolah informasi yang aktif dan terorganisasi
b)      pengetahuan sebelumnya berperan penting dalam belajar.
Terkait dengan asumsi dasar ini adalah keyakinana tentang :
a.       hakikat system memori manusia
b.      cara-cara bagaimana butir-butir pengetahuan dilambangkan dalam memori jangka panjang
c.       organisasi pengetahuan  dalam memori jangka panjang.
Komponen Belajar
Komponen utama dari belajar adalah :
 

  1. Kerangka belajar, yang mencakup pengetahuan sebelumnya yang dimiliki pemelajar dan organisasi informasi yang akan dipelajari.   
  2.  Proses yang diidentifikasi dalam model memori multitahap dan interaksinya.   Proses  tersebut adalah persepsi, pengkodean, dan pengkonstruksian makna, interaksi antara memori kerja dengan memori jangka panjang, dan pengambilan kembali (retrieval).


Kerangka Belajar
Belajar yang efektif dan efisien bergantung pada faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah bentuk pengetahuan dalam kerangka kognitif seseorang. Faktor eksternal yang paling penting adalah hakikat dan organisasai pengetahuan yang akan dipelajari


Komponen Pembelajaran
Komponen utama dalam pembelajaran adalah:


  1. Menstrukturisasi kerangka belajar adalah memberi kontribusi bagaimana pengetahuan pemelajar berinteraksi dengan pengetahuan baru dan menstruktur informasi yang akan dipelajari dengan cara yang bermakna.  
  2. Memfasilitasi perhatian pemelajar adalah menciptakan lingkungan yang membuat siswa dapat fokus pada tugas-tugas penting dan kemudian memberi penilaian informal atas persepsi pemelajar. 
  3. Memfasilitasi pengkodean informasi adalah mengajari siswa dalam mempermudah mengkodekan informasi yang dipelajari .
  4. Mengajari siswa strategi mengkontruksi makna adalah dengan menggunakan dua strategi spesifik yang efektif untuk mengkonstruksi makna dari teks dan materi lisan adalah peringkasan dan pertanyaan diri.


Daftar Pustaka

Gtedler, Margaret. E., 2011., Learning and instruction, teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana

0 komentar:

Poskan Komentar

Senin, 09 Desember 2013

Pemrosesan Informasi

Diposkan oleh Hikmah Nasution di 03.37



Prinsip Belajar
Teori pemrosesan informasi membahas langkah-langkah dasar yang diambil individu untuk memperoleh, menyandikan, dan mengingat informasi.

Asumsi Dasar
Dua asumsi dasar yang mendukung riset pemrosesan informasi adalah :
a)      sistem memori adalah pengolah informasi yang aktif dan terorganisasi
b)      pengetahuan sebelumnya berperan penting dalam belajar.
Terkait dengan asumsi dasar ini adalah keyakinana tentang :
a.       hakikat system memori manusia
b.      cara-cara bagaimana butir-butir pengetahuan dilambangkan dalam memori jangka panjang
c.       organisasi pengetahuan  dalam memori jangka panjang.
Komponen Belajar
Komponen utama dari belajar adalah :
 

  1. Kerangka belajar, yang mencakup pengetahuan sebelumnya yang dimiliki pemelajar dan organisasi informasi yang akan dipelajari.   
  2.  Proses yang diidentifikasi dalam model memori multitahap dan interaksinya.   Proses  tersebut adalah persepsi, pengkodean, dan pengkonstruksian makna, interaksi antara memori kerja dengan memori jangka panjang, dan pengambilan kembali (retrieval).


Kerangka Belajar
Belajar yang efektif dan efisien bergantung pada faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah bentuk pengetahuan dalam kerangka kognitif seseorang. Faktor eksternal yang paling penting adalah hakikat dan organisasai pengetahuan yang akan dipelajari


Komponen Pembelajaran
Komponen utama dalam pembelajaran adalah:


  1. Menstrukturisasi kerangka belajar adalah memberi kontribusi bagaimana pengetahuan pemelajar berinteraksi dengan pengetahuan baru dan menstruktur informasi yang akan dipelajari dengan cara yang bermakna.  
  2. Memfasilitasi perhatian pemelajar adalah menciptakan lingkungan yang membuat siswa dapat fokus pada tugas-tugas penting dan kemudian memberi penilaian informal atas persepsi pemelajar. 
  3. Memfasilitasi pengkodean informasi adalah mengajari siswa dalam mempermudah mengkodekan informasi yang dipelajari .
  4. Mengajari siswa strategi mengkontruksi makna adalah dengan menggunakan dua strategi spesifik yang efektif untuk mengkonstruksi makna dari teks dan materi lisan adalah peringkasan dan pertanyaan diri.


Daftar Pustaka

Gtedler, Margaret. E., 2011., Learning and instruction, teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana

0 komentar on "Pemrosesan Informasi"

Poskan Komentar