Pages

Selasa, 03 Desember 2013

Kondisi Belajar Robert Gagne




     PRINSIP BELAJAR
      Gagne berpendapat bahwa kunci untuk mengembangkan teori yang komprehensif adalah memulai dengan analisis berbagai macam kinerja dan keterampilan yang dilakukan oleh manusia.

Asumsi Dasar
      Asumsi dasar dari teori Gagne mendeskripsikan sifat unik dari kegiatan belajar manusia dan definisinya tentang belajar.

Keunikan hakikat belajar manusia

Elemen penting dalam analisis Gagne adalah kaitan belajar dengan perkembangan, kompleksitas belajar pada manusia, dan masalah khusus dengan pandangan-pandangan sebelumnya.

Kompleksitas belajar manusia. Dua karakteristik dari belajar menunjukkan arti pentingnya bagi perkembangan. Yang pertama adalah banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan untuk berbagai macam situasi. Kedua adalah keterampilan yang kompleks di dasarkan pada pembelajaran sebelumnya. Dalam artian yang luas mengenai pertumbuhan "perkembangan perilaku berasal dari efek belajar kumulatif", dengan kata lain belajar adalah faktor kausal dalam perkembangan individual.

NO
ASUMSI
ALASAN
1.
Belajar dan pertumbuhan tidak boleh disamakan satu sama lain.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan terutama ditentukan secara genetic. Faktor yang mempengaruhi belajar terutama ditentukan oleh kejadian dalam lingkungan pemelajar.
2.
Belajar adalah faktor kausal penting dalam perkembangan individual.
Model yang diusulkan Arnold Gessel, bahwa pertumbuhan tubuh dan mental terkait erat, adalah tidak akurat.
3.
Banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan ke berbagai macam situasi.
Belajar bukan akuisisi kepingan-kepingan informasi secara terpisah-pisah. Penjumlahan, misalnya berlaku untuk situasi seperti penyeimbangan neraca, menghitung pajak dan menyusun anggaran.
4.
Belajar manusia adalah kumulatif; belajar keterampilan yang kompleks didasarkan pada belajar sebelumnya
Seseorang tidak harus mempelajari seperangkat respons baru secara legkap di banyak situasi. MIsalnya, keterampilan menjumlahkan angka memberi kontribusi untuk kemampuan membagi.
5.
Belajar bukan proses tunggal.
Model S-R dapat menjelaskan asosiasi sederhana, tetapi tidak dapat menjelaskan belajar keterampilan yang kompleks. Juga, belajar membaca atu mengucapkan bahasa asing bukan hasil dari wawasan (instight).

Definisi Belajar
Analisis Gagne menjelaskan dalam bentuk identifikasi persyaratan untuk definisi belajar yang komprehensif dan deskripsi belajar pada manusia.
Proses belajar adalah proses kognitif yang memproses informasi di lingkungan menjadi berbagai macam kapabilitas. Ketika didefinisikan secara formal, belajar menghasilkan berbagai disposisi yang dipertahankan yang tercermin dalam berbagai macam perilaku yang berbeda. aMenurut perspektif Gagne, kapabilitas terdiri dari komponen mental (disposisi yang dipertahankan) dan komponen perilaku (kinerja). 

Kerangka Belajar
      Kerangka Gagne untuk belajar terdiri dari tiga komponen utama, yaitu (a)sistem untuk menjelaskan diversitas kapabilitas manusia, (b)proses pemerolehan kapabilitas dan (c)langkah-langkah dalam pembelajaran yang mendukung setiap langkah dalam belajar. Langkah pertama adalah mengembangkan pemahaman tentang diversitas manusia karena sifat dari keluaran belajar akan menentukan parameter pada proses belajar, kedua bahwa belajar dan pembelajaran bukan titik perhatian yangterpisah. Keduanya harus dikembangkan secara beriringan. 
     

Sembilan Tahapan Belajar
      Sembilan fase belajar dikategorikan menjadi tiga tahapan umum, yakni (a)persiapan belajar, (b)akuisisi dan kinerja yang merupakan "peristiwa inti" di dalam mempelajari kapabilitas baru dan (c) transfer belajar yang memberikan aplikasi untuk kapabilitas baru di dalam konteks yang baru.

NO
DESKRIPSI
TAHAPAN
FUNGSI
1.
Persiapan Belajar
1.       Memperhatikan

2.       Harapan

3.       Pengambilan kembali (informasi yang relevan dan/atau keterampilan) untuk dibawa ke ingatan kerja.
Member peringatan bagi pemelajar terhadap adanya stimulus.
Mengorientasikan pemelajar pada tujuan belajar
Memberikan ingatan tentang kapabilitas yang diperlukan.
2.
Akuisisi dan kinerja
4.       Persepsi selektif terhadap ciri stimulus

5.       Pengkodean semantic


6.       Pengambilan kembali dan respons

7.       Penguatan
Memungkinkan penyimpanan stimulus penting karena secara temporer di dalam ingatan kerja.
Transfer citi stimulus dan informasi terkait ke dalam ingatan jangka panjang.
Mengembalikan informasi yang tersimpan ke penggerak respons individual dan mengaktifkan respons
Menginformasi harapan pemelajar tentang tujuan belajar.
3.
Transfer Belajar
8.       Pengambilan petunjuk


9.       Kemampuan generalisasi
Memberikan petunjuk tambahan untuk pengingatan kapabilitas di waktu mendatang
Memperkaya transfer belajar ke situasi baru

Sumber
  Gredler, Margaret.E., 2011., Learning and instruction, teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana 

0 komentar:

Poskan Komentar

Selasa, 03 Desember 2013

Kondisi Belajar Robert Gagne

Diposkan oleh Hikmah Nasution di 16.19



     PRINSIP BELAJAR
      Gagne berpendapat bahwa kunci untuk mengembangkan teori yang komprehensif adalah memulai dengan analisis berbagai macam kinerja dan keterampilan yang dilakukan oleh manusia.

Asumsi Dasar
      Asumsi dasar dari teori Gagne mendeskripsikan sifat unik dari kegiatan belajar manusia dan definisinya tentang belajar.

Keunikan hakikat belajar manusia

Elemen penting dalam analisis Gagne adalah kaitan belajar dengan perkembangan, kompleksitas belajar pada manusia, dan masalah khusus dengan pandangan-pandangan sebelumnya.

Kompleksitas belajar manusia. Dua karakteristik dari belajar menunjukkan arti pentingnya bagi perkembangan. Yang pertama adalah banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan untuk berbagai macam situasi. Kedua adalah keterampilan yang kompleks di dasarkan pada pembelajaran sebelumnya. Dalam artian yang luas mengenai pertumbuhan "perkembangan perilaku berasal dari efek belajar kumulatif", dengan kata lain belajar adalah faktor kausal dalam perkembangan individual.

NO
ASUMSI
ALASAN
1.
Belajar dan pertumbuhan tidak boleh disamakan satu sama lain.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan terutama ditentukan secara genetic. Faktor yang mempengaruhi belajar terutama ditentukan oleh kejadian dalam lingkungan pemelajar.
2.
Belajar adalah faktor kausal penting dalam perkembangan individual.
Model yang diusulkan Arnold Gessel, bahwa pertumbuhan tubuh dan mental terkait erat, adalah tidak akurat.
3.
Banyak hasil belajar manusia digeneralisasikan ke berbagai macam situasi.
Belajar bukan akuisisi kepingan-kepingan informasi secara terpisah-pisah. Penjumlahan, misalnya berlaku untuk situasi seperti penyeimbangan neraca, menghitung pajak dan menyusun anggaran.
4.
Belajar manusia adalah kumulatif; belajar keterampilan yang kompleks didasarkan pada belajar sebelumnya
Seseorang tidak harus mempelajari seperangkat respons baru secara legkap di banyak situasi. MIsalnya, keterampilan menjumlahkan angka memberi kontribusi untuk kemampuan membagi.
5.
Belajar bukan proses tunggal.
Model S-R dapat menjelaskan asosiasi sederhana, tetapi tidak dapat menjelaskan belajar keterampilan yang kompleks. Juga, belajar membaca atu mengucapkan bahasa asing bukan hasil dari wawasan (instight).

Definisi Belajar
Analisis Gagne menjelaskan dalam bentuk identifikasi persyaratan untuk definisi belajar yang komprehensif dan deskripsi belajar pada manusia.
Proses belajar adalah proses kognitif yang memproses informasi di lingkungan menjadi berbagai macam kapabilitas. Ketika didefinisikan secara formal, belajar menghasilkan berbagai disposisi yang dipertahankan yang tercermin dalam berbagai macam perilaku yang berbeda. aMenurut perspektif Gagne, kapabilitas terdiri dari komponen mental (disposisi yang dipertahankan) dan komponen perilaku (kinerja). 

Kerangka Belajar
      Kerangka Gagne untuk belajar terdiri dari tiga komponen utama, yaitu (a)sistem untuk menjelaskan diversitas kapabilitas manusia, (b)proses pemerolehan kapabilitas dan (c)langkah-langkah dalam pembelajaran yang mendukung setiap langkah dalam belajar. Langkah pertama adalah mengembangkan pemahaman tentang diversitas manusia karena sifat dari keluaran belajar akan menentukan parameter pada proses belajar, kedua bahwa belajar dan pembelajaran bukan titik perhatian yangterpisah. Keduanya harus dikembangkan secara beriringan. 
     

Sembilan Tahapan Belajar
      Sembilan fase belajar dikategorikan menjadi tiga tahapan umum, yakni (a)persiapan belajar, (b)akuisisi dan kinerja yang merupakan "peristiwa inti" di dalam mempelajari kapabilitas baru dan (c) transfer belajar yang memberikan aplikasi untuk kapabilitas baru di dalam konteks yang baru.

NO
DESKRIPSI
TAHAPAN
FUNGSI
1.
Persiapan Belajar
1.       Memperhatikan

2.       Harapan

3.       Pengambilan kembali (informasi yang relevan dan/atau keterampilan) untuk dibawa ke ingatan kerja.
Member peringatan bagi pemelajar terhadap adanya stimulus.
Mengorientasikan pemelajar pada tujuan belajar
Memberikan ingatan tentang kapabilitas yang diperlukan.
2.
Akuisisi dan kinerja
4.       Persepsi selektif terhadap ciri stimulus

5.       Pengkodean semantic


6.       Pengambilan kembali dan respons

7.       Penguatan
Memungkinkan penyimpanan stimulus penting karena secara temporer di dalam ingatan kerja.
Transfer citi stimulus dan informasi terkait ke dalam ingatan jangka panjang.
Mengembalikan informasi yang tersimpan ke penggerak respons individual dan mengaktifkan respons
Menginformasi harapan pemelajar tentang tujuan belajar.
3.
Transfer Belajar
8.       Pengambilan petunjuk


9.       Kemampuan generalisasi
Memberikan petunjuk tambahan untuk pengingatan kapabilitas di waktu mendatang
Memperkaya transfer belajar ke situasi baru

Sumber
  Gredler, Margaret.E., 2011., Learning and instruction, teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana 

0 komentar on "Kondisi Belajar Robert Gagne"

Poskan Komentar